Tutorial Installasi Sistem Operasi
FreeBSD 10 di VirtualBox
Selama ini isu yang beredar mengatakan bahwa freeBSD hanya untuk komputer-komputer besar, padahal PC biasa juga bisa. (Dipasang di pentium 486 juga sudah dapt berjalan). karena kompatibelnya yang baik untuk networking freeBSD digunakan sama komputer-komputer besar dan canggih untuk jadi server. Kelebihan lain freeBSD bisa mengatasi lalu lintas padat pada jaringan (over trafic) dengan memori cukup efisien.
FreeBSD mendukung sebuah lingkungan multitasking. Setiap tasking atau thread dari eksekusi disebut proses. Susunan dari sebuah proses FreeBSD terdiri dari bagian level user, termasuk segala isi dari ruang pengalamatan dan run-time environment, dan bagian level kernel, dimana terdapat parameter - parameter penjadwalan, pengendalian sumber proses, dan informasi pengidentifikasian. Susunan tersebut termasuk segala sesuatu yang digunakan oleh kernel dalam memberikan servis untuk proses tsb. Si Pengguna dapat menciptakan berbagai proses, mengendalikan eksekusi berbagai proses, dan menerima notifikasi pada saat status eksekusi prose mengalami perubahan. Setiap proses diberikan sebuah nilai unik, dengan istilah "Proses Identifier" [ PID ]. Nilai ini dipergunakan oleh kernel untuk mengenali sebuah proses pada saat melaporkan status perubahan pada si Pengguna dan digunakan oleh suatu pengguna pada saat mereferensikan sebuah proses dalam sebuah sistem.
FreeBSD 10 di VirtualBox
Konsep Dasar
FreeBSD adalah sebuah operating system nonkomersial yang biasa kita sebut freeware, gratisan.tetapi tidak semua yang gratisan itu kualitasnya lebih jelek dari yang berbayar, hal itu dibuktiin sama sahabat kita ini. Bahkan sebuah situs yang namanya tidak bisa disebutin membandingkan semua hal baik performance, security, kompabilitas de el el antara FreeBSD dengan linux (gratisan juga nih), memberikan angka memuaskan untuk 8 katagori ditambah 2 katagori standar buat FreeBSD, sedangkan linux cukup dengan 4 katagori memuaskan, 4 standar, dan 2 mengecewakan.
Jika dibandingkan dengan yang berbayar seperti vista, FreeBSD masih tetap unggul. 1994. FreeBSD merupakan sistem operasi open source yang tangguh untuk keamanan jaringan maupun server.
secara singkat pada tahun 1973 AT&T (American Telephone & Telegraph) membuat sebuah ide kreatif dengan berlandaskan source code UNIX tapi tidak diterima karena alasan bisnis, padahal AT&T perlu banyak komputer atau device untuk men-support mereka. , akhirnya tanpa pikir panjang AT&T menjual lisensi software ke universitas dengan harga yang murah. Tentu saja di kampus banyak jiwa-jiwa muda yang dapat mengembangkan teknologi ini dan penelitian terus di lanjutkan. Baru pada tahun 1993 akhirnya operating system freeBSD yang utuh diedarkan.walaupun pada awalnya dibuat dengan source code UNIX original namun freeBSD berbeda dengan operating system unix lainnya. Perbedaan utama disebabkan karena UNIX mengharuskan setiap operating sytem di bawah mereka harus memiliki sertifikasi yang UNIX keluarkan. contoh jika kamu menciptakan sebuah OS dengan nama kamu, misal jonjon OS, maka kamu harus bayar mahal agar berada dibawah bendera UNIX.sedangkan untuk freeBSD tidak.
Jika dibandingkan dengan yang berbayar seperti vista, FreeBSD masih tetap unggul. 1994. FreeBSD merupakan sistem operasi open source yang tangguh untuk keamanan jaringan maupun server.
secara singkat pada tahun 1973 AT&T (American Telephone & Telegraph) membuat sebuah ide kreatif dengan berlandaskan source code UNIX tapi tidak diterima karena alasan bisnis, padahal AT&T perlu banyak komputer atau device untuk men-support mereka. , akhirnya tanpa pikir panjang AT&T menjual lisensi software ke universitas dengan harga yang murah. Tentu saja di kampus banyak jiwa-jiwa muda yang dapat mengembangkan teknologi ini dan penelitian terus di lanjutkan. Baru pada tahun 1993 akhirnya operating system freeBSD yang utuh diedarkan.walaupun pada awalnya dibuat dengan source code UNIX original namun freeBSD berbeda dengan operating system unix lainnya. Perbedaan utama disebabkan karena UNIX mengharuskan setiap operating sytem di bawah mereka harus memiliki sertifikasi yang UNIX keluarkan. contoh jika kamu menciptakan sebuah OS dengan nama kamu, misal jonjon OS, maka kamu harus bayar mahal agar berada dibawah bendera UNIX.sedangkan untuk freeBSD tidak.
Selama ini isu yang beredar mengatakan bahwa freeBSD hanya untuk komputer-komputer besar, padahal PC biasa juga bisa. (Dipasang di pentium 486 juga sudah dapt berjalan). karena kompatibelnya yang baik untuk networking freeBSD digunakan sama komputer-komputer besar dan canggih untuk jadi server. Kelebihan lain freeBSD bisa mengatasi lalu lintas padat pada jaringan (over trafic) dengan memori cukup efisien.
FreeBSD mendukung sebuah lingkungan multitasking. Setiap tasking atau thread dari eksekusi disebut proses. Susunan dari sebuah proses FreeBSD terdiri dari bagian level user, termasuk segala isi dari ruang pengalamatan dan run-time environment, dan bagian level kernel, dimana terdapat parameter - parameter penjadwalan, pengendalian sumber proses, dan informasi pengidentifikasian. Susunan tersebut termasuk segala sesuatu yang digunakan oleh kernel dalam memberikan servis untuk proses tsb. Si Pengguna dapat menciptakan berbagai proses, mengendalikan eksekusi berbagai proses, dan menerima notifikasi pada saat status eksekusi prose mengalami perubahan. Setiap proses diberikan sebuah nilai unik, dengan istilah "Proses Identifier" [ PID ]. Nilai ini dipergunakan oleh kernel untuk mengenali sebuah proses pada saat melaporkan status perubahan pada si Pengguna dan digunakan oleh suatu pengguna pada saat mereferensikan sebuah proses dalam sebuah sistem.
Tujuan
- Untuk mengetahui bagaimana cara installasi Sistem Operasi FreeBSD 10 di VirtualBox
Langkah-langkah
Hal-hal yang harus diperlukan:
- Aplikasi VirtualBox
- DVD ISO FreeBSD 10 i386 atau amd64
1. Buka aplikasi VirtualBox
2. Klik "Machine", lalu pilih "New"
![]() |
Tampilan "Stelah pilih "New" |
3. Masukan nama, dan pilih type "BSD", serta pilih version yang ingin di install. Jika sudah klik "Next"
4. Atur kapasitas memory yang digunakan pada installasi FreeBSD di VirtualBox. Memory yang digunakan minimal "512 MB". Kemudian pilih "Next"
5. Pilih "Create a virtual har drive now". Jika sudah pilih "Create"
6. Pilih "VDI (Virtual Disk Image)", lalu klik "Next"
6. Pilih "Dynamically allocated", karena file hard drive akan menggunakan ruang untuk pemeriksaan hard drive sebagai memenuhi yang memadai. Jika sudah pilih "Next"
7. Atur kapasitas harddisk yang digunakan sebagai storage data maupun file pada FreeeBSD. Kapasitas Harddisk yang digunakan minimal "25 GB". Sete;ah itu, pilih "Create"
8. Pilih "Create a virtual har drive now". Jika sudah pilih "Create"
9. Atur Network pada Installasi FreeBSD dengan cara klik "Network" pada Virtual Machine FreeBSD
10. Ubah "Attached to" dari "NAT" menjadi "Host-only Adapter", kemudian klik "Ok"
11. Jalankan Virtual Machine FreeBSD dengan cara double klik pada Machine FreeBSD
12. Klik icon "Direktori" untuk memasukan DVD ISO FreeBSD 10
13. Pilih DVD ISO FreeBSD10 sesuai dengan version pada Virtual Machine FreeBSD di VirtualBox. Jika sudah klik "Open"
14. Pada tahap ini, klik "Start"
15. Tunggu proses boot loader CD hingga selesai
16. Pada tampilan seperti ini, tekan tombol "Enter"
17. Tunggu proses booting untuk memasukan installasi Free BSD
18. Pilih "Install" untuk menginstall Sistem Operasi FreeBSD
19. Pilih "Continue with default keymap" untuk menggunakan "keymap" dengan default
20. Masukan hostname anda pada mesin Free BSD, jika sudah tekan tombol "Enter"
22. pada tahap ini, kita tidak usah install komponen "games" dan "ports" dengan menekan tombol spasi untuk tidak memlih komponen pada "game dan ports". Selanjutnya, tekan tombol "Enter"
![]() |
Sebelum komponen "game" dan "ports" tidak dipilih |
![]() |
Sesudah komponen "games" dan "port" tidak dipilih |
23. pada tahap partisi harddisk, pilih "Guided" untuk mengatur kapasitas hardisk secara otomotis
24. Pilih "Entire Disk", jika ingin menggunakan seluruh harddisk (ada0) pada mesin FreeBSD
25. Pilih "Finish" jika sudah menyelesaikan partisi harddisk
27. Pilih "Commit" untuk menghapus permanen pada data di harddisk
28. Tunggu installasi file sytem FreeBSD pada harddisk hingga selesai
29. Masukan password yang digunakan pada user root
30. Pilih "Ok" untuk memilih interface "em0" untuk di konfigurasi
31. Pilih "Yes" untuk menggunakan konfigurais" IPv4" pada interface "em0"
32. Pilih "No" untuk mengatur IP secara static
33. Masukan "IP Addrees, Subnet Mask, dan Gateway", jika sudah tekan tombol "Enter"
34. Pilih "No" untuk tidak memilih konfigurasi "IPv6" pada interface "em0"
35. Masukan "DNS Server" dan "IP Address" yang digunakan pada "DNS Server". Jika sudah tekan tombol "Enter"
36. Pilih "No" untuk mengatur waktu lokal pada "UTC Clock"
37. Pilih benua yang sesuai dari negara anda
38. Pilih negara yang sesuai dengan negara anda
39. Pilih daerah yang mana dijalankan pada waktu yang sesuai dengan tempat anda
40. Pilih "Yes" untuk mengkonfrimasi daerah yang anda pilih
41. Pilih servis yang digunakan pada saat memulai boot. Secara default servis "SSHD" dan "Dumpdev" sudha dipilih
42. Pilih "Yes" untuk menambahkan user ke installasI Sistem Operasi FreeBSD
43. Masukkan "nama, password, dan group" yang digunakan pada saat mengakses Sistem Operasi FreeBSD
44. Pilih "Exit" untuk memakai konfigurasi dan keluar dari installasi
45. Pilih "No" Jika tidak ada tambahan konfigurasi
46. Pilih "Reboot" untuk reboot Installasi Sistem Operasi FreeBSD yang sudah lengkap
47. Jangan lupa keluarkan ISO FreeBSD 10.0 agar tidak kembali memasuki Installasi Sistem Operasi FreeBSD. Lalu tunggu hinggga proses booting pada Sistem Operasi FreeBSD
48. Setelah selesai proses booting, masukan nama user dan passsowrd yang sudah anda tambahkan pada installasi Sistem Operasi FreeBSD
49. Masuk dengan super user dengan mengetikkan perintah #su dan ketikkan password user anda
0 comments:
Post a Comment